Tuesday, January 5, 2016

Tugas 4-Kota di pulau Jawa Bela Rista


Kabupaten Klaten   
adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Pusat pemerintahan berada di Kota Klaten. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Boyolali di utara, Kabupaten Sukoharjo di timur, serta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di selatan dan barat. Kompleks Candi Prambanan, salah satu kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia, berada di Kabupaten Klaten.

Geografi.
Secara geografis Kabupaten Klaten terletak di antara 110°30'-110°45' Bujur Timur dan 7°30'-7°45' Lintang Selatan. Luas wilayah kabupaten Klaten mencapai 665,56 km2. Di sebelah timur berbatasan dengan kabupaten Sukoharjo. Di sebelah selatan berbatasan dengan kabupaten Gunungkidul (Daerah Istimewa Yogyakarta).
Di sebelah barat berbatasan dengan kabupaten Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta) dan di sebelah utara berbatasan dengan kabupaten Boyolali. Menurut topografi kabupaten Klaten terletak di antara gunung Merapi dan pegunungan Seribu dengan ketinggian antara 75-160 meter di atas permukaan laut yang terbagi menjadi wilayah lereng Gunung Merapi di bagian utara areal miring, wilayah datar dan wilayah berbukit di bagian selatan.
Ditinjau dari ketinggiannya, wilayah Kabupaten Klaten terdiri dari dataran dan pegunungan, dan berada dalam ketinggian yang bervariasi, yaitu 9,72% terletak di ketinggian 0-100 meter dari permukaan air laut. 77,52% terletak di ketinggian 100-500 meter dari permukaan air laut dan 12,76% terletak di ketinggian 500-1000 meter dari permukaan air laut.
Keadaan iklim Kabupaten Klaten termasuk iklim tropis dengan musim hujan dan kemarau silih berganti sepanjang tahun, temperatur udara rata-rata 28°-30° Celsius dengan kecepatan angin rata-rata sekitar 153 mm setiap bulannya dengan curah hujan tertinggi bulan Januari (350mm) dan curah hujan terrendah bulan Juli (8mm)
Sebagian besar wilayah kabupaten ini adalah dataran rendah dan tanah bergelombang. Bagian barat laut merupakan pegunungan, bagian dari sistem Gunung Merapi. Ibukota kabupaten ini berada di jalur utama Solo-Yogyakarta.

Wacana Pemekaran Kota Klaten
Mengingat Kota Klaten adalah sebuah bentukan kota baru sebagai kota administratif pada tahun 1986 dengan ciri yang menunjukkan wilayah perkotaan, maka muncul wacana untuk membentuk Kota Klaten sebagai suatu pemerintahan kota sendiri. Bentukan kota administratif yang lain sebagian besar telah menjadi daerah otonom mandiri, sedang sebagian kecil yang belum kini bergiat untuk menyusul menjadi sebuah kota otonom, termasuk Kota Klaten. Adapun jika wacana pemekaran wilayah kota dan kabupaten direalisasikan, maka wilayah Klaten akan menjadi dua. Kota Klaten akan membentuk daerah otonom mandiri dengan 3 kecamatan:
1.         Klaten Utara,
2.         Klaten Tengah,
3.         Klaten Selatan.
            Ibukota kabupaten dipindah ke Delanggu dengan wilayah kabupaten sebagaimana wilayah Kabupaten Klaten saat ini dikurangi wilayah Kota Klaten. Masing-masing wilayah dapat mengembangkan wilayahnya, mengingat di kedua wilayah tersebut memiliki pemasukan pendapatan masing-masing yang selama ini digabungkan menjadi APBD Kabupaten Klaten. Pendapatan daerah Kota Klaten terletak pada aktivitas perdagangan serta pajak-pajak pasar, kios pertokoan, dan perusahaan yang cukup untuk anggaran sebuah pemerintahan kota. Sementara pendapatan Kabupaten Klaten banyak dari sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata, yang berarti dapat menyokong anggaran wilayah kabupaten.Dengan diharapkannya realisasi wacana pemekaran ini, dapat mempercepat laju pembangunan di wilayah kota dan kabupaten dengan jumlah penduduk yang banyak dan padat, serta dapat lebih menyejahterakan masyarakat di kedua belah wilayah tersebut.

Kode area 
Secara resmi Daerah Kabupaten Klaten mempunyai satu kode area , yaitu 0272. Namun dalam perkembangan selanjutnya banyak daerah di Klaten yang dipengaruhi kode area lain seperti Kabupaten Boyolali (0276), Kota Surakarta (0271), dan Kota Yogyakarta (0274). Kejadian seperti ini biasa terjadi di daerah Klaten perbatasan, seperti di Prambanandan Wonosari.


Pariwisata
   Tempat Wisata di Klaten yang Wajib Dikunjungi, Tempat Wisata Terindah - Klaten merupakan sebuah Kabupaten yang termasuk dalam Provinsi Jawa Tengah. Klaten memiliki berbagai macam  potensi tempat wisata dari wisata alam, wisata buatan, wisata keluarga sampai wisata religi. Saat ini ber wisata sudah  menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian masyarakat Indonesia. Dengan berwisata maka segala penat dan kebosanan melalui dunia kerja dapat sedikit terobati. Oleh karena itu pada hari libur ataupun hari Minggu hampir dipastikan di berbagai lokasi tempat wisata selalu dipenuhi oleh para pengunjung. Pengunjung yang datang tidak hanya wisatawan dari lokal setempat namun juga berasal dari berbagai Kota disekitarnya Stasiun kereta api Klaten (tahun 1903-1910).
 Kabupaten Klaten terletak diantara dua pusat kebudayaan besar yaitu Kerajaan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta. Hal itu menyebabkan di Kabupaten Klaten juga masih kental dengan adat kebudayaan yang sampai sekarang masih banyak dilestarikan seperti perayaan nyadran, apeman, kupatan dll. Selain wisata alam dan wisata budaya, tempat wisata yang tak kalah pentingnya di Kabupaten Klaten adalah wisata religi. Wisata religi ini maksudnya wisata hati yang diperuntukkan masyarakat yang percaya terhadap suatu tempat dapat mendatangkan barokah. Tempat ini biasanya berupa makam tokoh terkenal pada masa lampau. Ada 2 makam yang sangat populer di Kabupaten Klaten yaitu Makam Sunan Bayat di Kecamatan Bayat dan Makam Ki Ageng Gribig di Jatinom.  

Berikut beberapa pariwisata yang terdapat di Kabupaten Klaten :

Wisata Alam
  • Warung Apung Rowo Jombor / Jimbun Sepertinya tidak banyak di Indonesia yang membuat Warung yang terapung di atas air. Hal ini ada di Kabupaten Klaten tepatnya di Rowo Jombor. Disini berjejer puluhan Warung apung yang menyediakan berbagai macam masakan berbahan baku ikan air tawar, dari mulai lele, nila, gurameh dll.Untuk menikmati warung apung ini gratis, namun tentu saja anda harus membeli makanan yang ada di warung ini. Berdasarkan pengalaman kami, masakan yang ada enak-enak kok. Bahkan sebagian ada yang didampingi dengan hiburan berupa orkes dangdut pada hari tertentu. Oh ya Lokasi Warung Apung Rowo Jombor / Jimbung ini berada di Desa Jombor Krakitan Bayat Klaten atau sekitar 6 km ke arah selatan dari kota Klaten.
  • §  wisata air cokro
  • §  wisata air janti
  • §  Menara Air Klaten

Wisata sejarah
Candi Prambanan
§         Candi Prambanan
Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah.Ada sebuah legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah, lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1000 karena merasa dicurangi.Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.
  • Candi Sewu
  • Candi Plaosan 
  • Candi Bubrah 
  • Candi Merak
Wisata Buatan
Museum Gula Jawa

§        Museum Gula Jawa Tengah
Museum Gula Jawa Tengah lebih banyak dikenal masyarakat sebagai Museum Gula Gondang Winangoen atau Museum Gula Klaten. Hal itu karena museum ini terletak di Pabrik Gula Gondang Winangoen milik PTPN IX. Lokasi Museum Gula Jawa Tengah terletak di Jalan Raya Jogja – Solo Km. 25, Klaten – Jawa Tengah. Karena berupa museum, maka di tempat ini banyak disimpan berbagai macam benda bersejarah yang ada hubungannya dengan industri gula dan perkembangannya. Diantara barang kuno kolesi dari Museum Gula Jawa Tengah adalah peralatan mesin giling yang tidak terpakai, lokomotif pengangkut tebu zaman dulu, maket pabrik gula, macam-macam jenis tebu dll. Selain museum, di kompleks Pabrik Gula Gondang Baru juga terdapat agrowisata yang menawarkan wisata keluarga yang menarik serta rest area dan kopi Banaran Cafe. Bagi anda yang sedang melintas di ruas jalan Yogya Solo dapat mampir disini sekedar melepas penat dan menikmati secangkir kopi atau teh.

§        Pemandian Umbul Cokro Tulung

§    Pemandian Cokro Tulung merupakan sebuah pemandian yang terdapat di Desa Cokro Kecamatan Tuung Kabupaten Klaten. Di pemandian ini terdapat kolam dengan sumber airnya berasal dari air tanah yang masih asli. Hal ini menciptakan kesegaran tersendiri apabila mandi di pemandian ini. Lokasi umbul Cokro Tulug ini ramai dikunjungi pada saat menjelang Bulan Ramadhan. Hal itu karena di Klaten ada tradisi bahwa sebelum melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadhan maka kita dianjurkan meakukan "Padusan". Padusan pada dasarnya kegiatan menyucikan jiwa dan raga kita dalam menyambut Bulan Puasa yang penuh berkah. Bahkan pada saat padusan anda dapat menikmati sajian orkes dangdut yang biasanya disediakan oleh pihak pengelola.

     Kolam Renang Galuh Tirto Nirmolo


§     Kolam Renang Galuh Tirto Nirmolo merupakan fasilitas kolam renang yang disediakan oleh Hotel Galuh Prambanan yang beralamatkan di Jl. Manisrenggo, KM 1, Tlogo Prambanan, Klaten, Jawa Tengah 57454. Namun tempat ini sudah dikembangkan oleh pengelola untuk masyarakat luas sebagai wisata keluarga yang mengasyikkan. Anda dan keluarga dapat menikmati berenang di tempat ini dengan berbagai permainan air yang beragam. Di lokasi ini bisa dikatakan sebagai mini waterboom, sehingga banyak orang yang datang ke lokasi ini.

       Wisata Religi

 Ziarah ke Makam Ki Ageng Gribig jatinom



§    Ki Ageng Gribig merupakan seorang ulama penyebar Agama Islam di daerah Klaten yang masih keturunan Prabu Brawijaya dari Kerajaan Majapahit. Makam ini akan ramai dikunjungi pada malam Jumat legi dan Jumat kliwon. Selain itu di lokasi ini terdapat tradisi unik yaitu pembagian apem yang dilaksanakan pada hari Jumat, sekitar tanggal 15 Bulan Sapar dalam penanggalan Jawa, berlokasi di dekat makam Ki Ageng Gribig. Acara ini dsebut dengan Ya qowiyu. 


Wisata Religi ke Makam Sunan Tembayat


Makam Sunan Tembayat terletak di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Sunan Tembayat merupakan seorang ulama yang menyebarkan agama Islam di Klaten. Sunan Tembayat awalnya seorang Adipati di Semarang bernama Pandanaran. Adipati Pandanaran pindah ke Bayat karena hendak menuntut ilmu Agama Islam kepada Sunan Kalijaga. Masih ingat dengan asal-usul Kota Salatiga ? Ya Sunan Tembayat merupakan bagian dari kisah ini.


Desa Wisata Di Kabupaten Klaten
  1. Desa Wisata Keprabon (Kec. Polanharjo)

Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan kerajinan tanduk kerbau dan penyu yang merupakan kerajinan khas. Desa wisata dekat dengan Sumber Air Ingas dan kawasan pemancingan Janti, Melihat proses pembuatan kerajinan, membeli/berbelanja hasil kerajinan tanduk dan penyu sebagai cenderamata.

   2. Desa Wisata Janti (Ds. Janti Kec. Polanharjo)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan arena pemancingan dan rumah makan yang utamanya menyajikan menu ikan seperti ikan bakar dan ikan goreng sesuai pesanan pembeli. Di desa pemancingan ini terdapat puluhan rumah makan dan tempat-tempat pemancingan ikan yang sekedar digunakan untuk menghabiskan waktu luang dan bersantai.
3. Desa Wisata Paseban (Kec. Bayat)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa makam Ki Ageng Pandanaran yang banyak dikunjungi peziarah dari berbagai daerah. Juga terdapat Sendang Maerokoco dan banyak sentra kerajinan seperti topeng kayu, keramik dan batik tulis, Berziarah, mengunjungi sentra kerajinan,trekking di dataran tinggi Jabalkat

4. Desa Wisata Krakitan (Kec. Bayat)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa Rowo Jombor yang di atasnya terdapat banyak warung apung yang menyajikan berbagai menu makanan ikan air tawar termasuk ikan goreng dan ikan bakar, Memancing, makan (menikmati hidangan menu ikan goreng/ikan bakar), rekreasi, dll
5. Desa Wisata Jimbung (Kec. Kalikotes)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa sebuah sendang yang diyakini dapat memberikan tambahan rejeki yaitu Sendang Bulus Jimbung. Desa ini memiliki sebuah pegunungan kapur yang cukup menarik untuk kegiatan panjat tebing, yang di atasnya ada sebuah bangunan rumah tua yang dihuni oleh demit sehingga masyarakat menyebutnya rumah demit. Melakukan ritual di Sendang Bulus Jimbung, mengunjungi rumah dhemit.
6. Desa Wisata Melikan (Kec. Bayat)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa sentra kerajinan/pembuatan keramik dengan cara/metode pembuatan yang unik yakni dengan teknik putaran miring yang merupakan budaya ketimuran karena sebagian pengrajinnya kebanyakan wanita, Menyaksikan proses pembuatan kerajinan keramik, membeli keramik sebagai cenderamata.

7. Desa Wisata Soran (Desa Duwet Kec. Ngawen)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa seni pertunjukan rakyat sehingga setiap saat wisatawan yang datang dapat menikmati alunan Gejog Lesung, tari-tarian, dan kesenian yang lain dan juga ada wisata pertanian dan aneka ragam seperti kerajinan wayang kayu.
8. Desa Wisata Pokak (Kec. Ceper)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa Sendang Sinongko, yang didukung oleh kerajinan replika mobil dll. Desa ini mempunyai kegiatan ritual bersih sendang dengan penyembelihan kambing yang mencapai ratusan ekor, Menyaksikan upacara tradisional bersih sendang, menyaksikan pembuatan seni kerajinan.
9. Desa Wisata Ponggok (Kec. Polanharjo)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa kolam renang yang memanfaatkan sumber mata air karena dekat dengan obyek wisata Sumber Air Ingas. Di samping itu juga terdapat wisata pertanian (agrowisata) dan perikanan. berenang
10. Desa Wisata Jatinom (Kec. Jatinom)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa Makam Kyai Ageng Gribig tokoh penyebar agama Islam. Di samping itu juga terdapat banyak objek wisata ziarah lainnya seperti Masjid Alit, Masjid Besar Jatinom, Sendang Klampeyan, Sendang Suran, Sendang Jetis, Oro-oro Yaqowiyu, Oro-oro Tarwiyah, Goa Suran, Goa Pabelan, Goa Jetis. Di samping itu juga terdapat kampung kuno, museum Asmat, dan masjid kuno, Upacara Tradisional Penyebaran Apem atau yang lebih dikenal dengan sebutan Upacara Yaqowiyu. Ada juga peninggalan Kyai Ageng Gribig yang lain yang terletak di Desa Krajan yaitu Oro-Oro Tarwiyah, Berziarah, mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berhubungan dengan perjalanan syiar agama Islam yang dilakukan oleh Ki Ageng Gribig.
11. Desa Wisata Juwiring (Kec. Juwiring)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa keanekaragaman wisata. Di daerah Serenan terdapat banyak pengrajin kayu jati dan olahan. Di Desa Sidowarno terdapat banyak pengrajin tatah sungging wayang kulit. Di Desa Tanjung juga banyak kita temukan pengrajin payung, Menyaksikan pembuatan tatah sungging wayang kulit, pembuatan mebel, pembuatan payung.
12. Desa Wisata Tegalmulyo (Kec. Kemalang)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan wisata pedesaan dengan jelajah gunung Merapi, gua Jepang, dan dekat objek wisata Deles Indah, wisata agro, Menyaksikan pemandangan alam pegunungan (Gunung Merapi) yang indah.
13. Desa Wisata Sidorejo (Kec. Kemalang)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan wisata pedesaan dengan jelajah gunung Merapi dan dekat objek wisata Deles Indah, Gumuk Petung, bekas Pesanggrahan Paku Buwono X, hotel, losmen, dan wisata agro, Menyaksikan pemandangan alam pegunungan (Gunung Merapi) yang indah.
14. Desa Wisata Plawikan (Kec. Jogonalan)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan Museum Gula Jawa Tengah, pabrik pembuatan gula, lokomotif kuno, home stay dan restoran, Mengunjungi museum, menyaksikan proses produksi gula.
15. Desa Wisata Ceper (Kec. Ceper)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa semangat masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi budaya dari leluhur dengan upacara tradisional Tanjung Sari, yang diselenggarakan setahun sekali pada setiap bulan Sura (penanggalan Jawa). Di desa ini juga terdapat wisata agro, pengrajin suvenir dll, Menyaksikan upacara tradisional bersih desa Tanjung Sari
16. Desa Wisata Sobayan (Kec. Pedan)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa pusat kerajinan tenun ikat, wisata agro, dan juga terdapat pasar tradisional, Menyaksikan proses pembuatan tenun ikat, membeli tenun ikat sebagai cenderamata.
17. Desa Wisata Manisrenggo (Kec. Manisrenggo)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa Bumi Perkemahan Kepurun dan wisata agro yang terletak di Desa Sapen. Sedangkan Desa Katik merupakan desa yang terkenal dengan seni Ketoprak dan warung makan Yati Pesek. Di Desa Kepurun terdapat Monumen Perata, Mengunjungi Monumen, berkemah
18. Desa Wisata Kebondalem Kidul (Kec. Prambanan)
Merupakan desa wisata dengan potensi unggulan berupa Desa yang mempunyai daya tarik wisata, sumber daya budaya sumber daya ekonomi ( kerajinan seni batik, seni lukis, tenun sutra emas, kerajinan akik ) dan juga wisata agronyas serta pusat bonsai, Mengunjungi Taman Wisata Candi prambanan. Ucapan Selamat Datang Festifal Kesenian andi Sojiwan yang dilaksanakan oleh Desa Wisata Kebondalem Kidul
Candi Sojiwan. Candi ini terletak di Desa Wisata Kebondalem, Prambanan, Klaten. Candi ini merupakan peninggalan sejarah yang layak untuk dikunjungi. Di Jatinom, upacara tradisional Sebaran Apem Yaqowiyu diadakan setiap bulan Sapar. Di Palar, Trucuk, Klaten bersemayam pujangga dari Kraton Solo bernama Ronggo Warsito. Keindahan alam dapat dinikmati di daerah Deles, sebuah tempat sejuk di lereng Gunung Merapi. Rowo Jombor tempat favorit untuk melihat waduk. Terdapat juga Museum Gula, di Gondang Winangun yang terletak sepanjang jalan Klaten - Yogyakarta. Di Kecamatan Tulung sebelah timur terdapat serangkaian tempat bermunculannya mata air pegunungan yang mengalir sepanjang tahun, dan dijadikan obyek wisata. Wisata yang bisa dinikmati di sana adalah wisata memancing dan pemandian air segar. Banyak tempat pemandian yang bisa dikunjungi baik yang berbayar maupun tidak berbayar, seperti Umbul Nilo (gratis), Umbul Penganten (gratis), Umbul Ponggok (berbayar), Umbul Cokro (berbayar) dan umbul lainnya. Namun kalau untuk wisata memancing semua harus berbayar karena dikelola oleh usaha warga. Letak pemancingan yang terkenal adalah di desa Janti. Sambil memancing pengunjung dapat juga menikmati masakan ikan nila, lele, atau mas goreng berbumbu sambel khas dengan harga sangat terjangkau. Tiap hari libur perkampungan ini sering mengalami kemacetan karena membludaknya pengunjung dari kota Solo, Semarang dan Yogya.
Di Kecamatan Bayat, Klaten, tepatnya di kelurahan Paseban, Bayat, Klaten terdapat Makam Sunan Bayat atau Sunan Pandanaran atau Sunan Tembayat yang memiliki desain arsitektur gerbang gapura Majapahit. Sunan Tembayat ini dahulu dikenal sebelum menjadi Sunan, dia adalah Bupati Semarang yang kemudian berkelana dalam hal keagamaan. Makam ini menjadi salah satu tempat wisata ziarah Para Wali . Pengunjung dapat memarkir kendaraan di areal parkir serta halaman Kelurahan yang cukup luas. Setelah mendaki sekitar 250 anak tangga, akan ditemui pelataran dan Masjid. Pemandangan dari pelataran akan nampak sangat indah di pagi hari.

Sumber Referensi:
https://nonobudparpora.wordpress.com/desa-wisata-klaten/

Nama: Bella Rista
Kelas: UJP (B)2014
4423143961
bellaristaa@gmail.com




















4 comments:

  1. Informasi yang di berikan cukup menambah wawasan serta pengetahuan . Nice :)

    ReplyDelete
  2. Terima kasih atas info destinasi wisatanya. Sangat membantu saya memilih tujuan wisata di liburan kali ini

    ReplyDelete
  3. Informasi yang sangat bermanfaat, jadi pingin nikahin penulisnya biar bisa terus memandu hati aku 😁

    ReplyDelete