Monday, January 4, 2016

T2_Lisa Hardianti_Solusi UNJ untuk Pariwisata Indonesia

Jadilah Penerus Pariwisata Indonesia

Assalamualaikum wr. Wb
Hai Hai Hai..... Perkenalkan nama saya Lisa Hardianti. Kalau kalian mau lebih akrab dengan saya kalian bisa memanggil saya dengan nama Lisa. Saya adalah anak yang paling cantik di rumah setelah mama saya itu kenapa? Karena saya anak perempuan satu-satunya dikeluarga saya. Saya anak kedua dari 3 bersaudara. Kakak dan adik saya seorang laki-laki. Saya sekarang berkuliah di Universitas di Jakarta yaitu Universitas Negeri Jakarta program studi Usaha Jasa Pariwisata.
Apa yang terbesit dari pikiran anda ketika mendengar kata “Pariwisata?” Jalan-jalan terus? Rekreasi? Jadi Pemandu? Perhotelan? Atau yang lain? Pasti banyak pemikiran atau pemahaman tentang Dunia Pariwisata. Liburan? Mau liburan di Indonesia atau Luar Negeri? Apa? Tergantung keuangan? Waduh haha. Kira-kira destinasi atau tempat wisata apa sih yang kalian impikan? Paris? New York? London? Korea Selatan? Atau yang lainnya? Wah sepertinya semangat banget nih. Nah Sekarang kalau di Indonesia mau jalan-jalan kemana nih? Jangan salah Indonesia tuh kaya akan Pariwisatanya loh. Mulai dari wisata budaya, pendidikan, realigi, air, udara, darat? Pokoknya banyak deh. Semuanya ada di negeri tercinta kita. Saya akan memberi informasi sedikit nih mengenai Pariwisata. Kalau kata pepatah tak kenal maka tak sayang haha. 

Pada umumnya, pandangan masyarakat mengenai kepariwisataan berkaitan dengan orang-orang yang sedang mengunjungi tempat-tempat tertentu untuk keperluan hiburan dan rekreasi. Padahal, pariwisata tidak hanya berkaitan dengan hal tersebut. Namun, lebih dari itu, pariwisata merupakan suatu fenomena kompleks yang memerlukan penetapan pemahaman yang jelas.
Konsep dan definisi tentang pariwisata, wisatawan serta klasifikasinya perlu ditetapkan dikarenakan sifatnya yang dinamis.Dalam kepariwisataan, menurut Leiper dalam Cooper et.al (1998:5) terdapat tiga elemen utama yang menjadikan kegiatan tersebut bisa terjadi.
Pariwisata merupakan kegiatan yang dapat dipahami dari banyak pendekatan. Dalam Undang-undang RI nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan dijelaskan bahwa:
a.      Wisata adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari keunikan daya tank wisata yang dikunjungi, dalam jangka waktu sementara.
b.      Wisatawan adalah orang yang melakukan wisata.
c.      Pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, dan pemerintah.
d.     Kepariwisataan adalah keseluruhan kegiatan yang terkait dengan pariwisata dan bersifat multidimensi serta multidisiplin yang muncul sebagai wujudkebutuhan setiap orang dan negara serta interaksi antara wisatawan dan masyarakat setempat, sesama wisatawan, Pemerintah, Pemerintah Daerah dan pengusaha.
e.     Usaha pariwisata adalah usaha yang menyediakan barang dan/atau jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dan penyelenggaraan pariwisata.
f.      Pengusaha pariwisata adalah orang atau sekelompok orang yang melakukan kegiatan usaha pariwisata.
g.     Industri pariwisata adalah kumpulan usaha pariwisata yang saling terkait dalam rangka menghasilkan barang dan/atau jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dalam penyelenggaraan pariwisata.
Menurut H.Kodhyat (1983:4) adalah sebagai berikut : Pariwisata adalah perjalanan dari satu tempat ke tempat yang lain, bersifat sementara, dilakukan perorangan maupun kelompok, sebagai usaha mencari keseimbangan atau keserasian dan kebahagiaan dengan lingkungan hidup dalam dimensi sosial, budaya, alam dan ilmu.
Menurut WTO (1999:5) yang dimaksud dengan:
a.       Tourism – activities of persons traveling to and staying in places outside their usual environment for not more than one consecutive year for leisure, business and other purposes; Pariwisata dapat diartikan sebagai kegiatan manusia yang melakukan perjalanan ke dan tinggal di daerah tujuan di luar lingkungan kesehariannya. Perjalanan wisata ini berlangsung dalam jangka waktu tidak lebih dari satu tahun secara berturut-turut untuk tujuan bersenang-senang, bisnis dan lainnya.
b.      Visitor – any person traveling to a place other than that of his/her usual environ-ment for less than 12 consecutive months and whose main purpose of travel is not to work for pay in the place visited; Dapat diartikan pengunjung adalah siapa pun yang melakukan perjalanan ke daerah lain di luar dari lingkungan kesehariannya dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan berturut-turut dan tujuan perjalanan tidak untuk mencari nafkah di daerah tersebut.
c.       Tourist – overnight visitor, visitor staying at least one night In a collective or private accommodation in the place visited;
Wisatawan merupakan pengunjung yang menginap atau pengunjung yang tinggal di daerah tujuan setidaknya satu malam di akomodasi umum ataupun pribadi.
d.      Same day visitor – excursionists,visitor who does not spend the night in a collective or private accommodation in the place visited;
Pengunjung harian adalah ekskurionis, pengunjung yang tidak bermalam di akomodasi umum atau pribadi di daerah tujuan.
Bagaimana? Udah sayang? Eh maksudnya udah tahu apa itu pariwisata? Di Indonesia banyak sekali tempat-tempat wisata yang belum banyak orang ketahui. Ini menjadi masalah untuk pariwisata itu sendiri dimana kurangnya promosi pengetahuan kepada masyarakat Indonesia. Bila sudah diambil orang baru marah-marah dan saling menyalahkan. Kita sebagai penerus bangsa Indonesia dan Pariwisata Indonesia jangan menutup mata dan telingan akan Pariwisata di indonesia. Aset Indonesia adalah di Pariwisatanya. Bagaimana turis asing yang berbondong-bondong ke Indonesia untuk berlibur dan belajar budaya Indonesia. Sedangkan kita yang warga Indonesia malah enggan belajar tentang budaya di Indonesia. Dimana fungsi Pariwisata menurut Undang-undang Kepariwisataan Pasal 3 berbunyi : Kepariwisataan berfungsi memenuhi kebutuhan jasmani, rohani, dan intelektual setiap wisatawan dengan rekreasi dan perjalanan serta meningkatkan pendapatan negara untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.
  • Memperkenalkan, mendayagunakan, melestarikan, dan meningkatkan mutu obyek dan daya tarik wisata;
  • Memupuk rasa cinta tanah air dan meningkatkan persahabatan antar bangsa;
  • Memperluas dan memeratakan kesempatan berusaha dan lapangan kerja;
  • Meningkatkan pendapatan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
  • Mendorong pendayagunaan produksi nasional.
Di Era Globalisasi seperti ini Meski berkembang Pariwisata cukup pesat,  anak-anak muda zaman sekarang lebih menyukai berpergian ke luar negeri ketimbang berwisata di Indonesia. Ada tingkat emosional ketika mereka bercerita tentang liburan di luar negeri. Ini dikarenakan masih ada beberapa masalah pariwisata yang masih jadi kendala di Indonesia. Sarana, prasarana dan teknologi informasi adalah beberapa di antaranya. Perkembangan pariwisata di Indonesia bisa dibilang pesat. Apalagi pada 2013, jumlah wisman mencapai rekor yakni 8,8 juta orang. Turis domestik juga tak kalah banyak, hampir mencapai 250 juta orang. Namun, setidaknya ada 7 masalah yang masih menjadi hambatan bagi pariwisata di Indonesia.
Hal itu dikemukakan di detik.com Menparekraf Mari Elka Pangestu dalam seminar Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) bertajuk 'Geo Politik Pariwisata Indonesia 2014 dalam Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015' di Merlynn Park Hotel, Jl KH Hasyim Ashari, Jakarta Pusat. "Pertama adalah sarana & prasarana, kemudian SDM. Ketiga, adalah komunikasi & publisitas,"  tuturnya pada Rabu (26/2/2014). Masalah keempat adalah kebijakan & peraturan yang berlaku dalam lingkup negara dan daerah. Kelima adalah teknologi informasi, yang memungkinkan turis mengakses banyak info soal wisata Indonesia. "Masalah lain adalah kesiapan masyarakat. Terakhir, investasi yang belum banyak berkembang didaerah," papar Mari. Investasi dalam hal wisata bisa jadi hotel, restoran, jasa penyewaan transportasi atau peralatan, dan lain-lain. Mari berharap, ketujuh masalah ini bisa diselesaikan secepatnya."Ini jadi PR bagi kami (Kemenparekraf), GIPI, dan instansi-instansi pariwisata lainnya," katanya.
Prasarana pariwisata adalah semua fasilitas utama atau dasar yang memungkinkan sarana kepariwisataan dapat hidup dan berkembang dalam rangka memberikan pelayanan kepada para wisatawan. Termasuk prasarana pariwisata:
·        Prasarana perhubungan, meliputi: jalan raya, jembatan dan terminal bus, rel kereta api dan stasiun, pelabuhan udara (air-port) dan pelabuhan laut (sea port/harbour)
Ø    Instalasi pembangkit listrik dan instalasi air bersih.
Ø    Instalasi penyulingan bahan bakar minyak.
Ø    Sistem pengairan atau irigasi untuk kepentingan pertanian, peternakan dan perkebunan.
Ø    Sistem perbankan dan moneter.
Ø    Sistem telekomunikasi seperti telepon, pos, telegraf, faksimili, telex, email, dan lain.
Ø    Prasarana kesehatan seperti rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat.
Ø    Prasarana, keamanan, pendidikan dan hiburan.
Sarana Pariwisata adalah fasilitas dan perusahaan yang memberikan pelayanan kepada wisatawan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Maju mundurnya sarana kepariwisataan tergantung pada jumlah kunjungan wisatawan.
Sarana pariwisata meliputi: 
ü  Perusahaan perjalanan seperti : Travel agent, Travel Bureu dan tour operator
ü  Perusahaan Transportasi, Terutama Transportasi angkutan Wisata.
ü  Biro Perjalanan wisata
Adalah perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan paket wisata dan agen perjalanan. Kegiatan usaha biro perjalanan wisata:
§         Menyusun dan menjual paket wisata luar negeri atas dasar permintaan.
§         Menyelenggarakan atau menjual pelayaran wisata (cruise).
§        Menyusun dan menjual paket wisata dalam negeri kepada umum atau atas dasar permintaan.
§         Menyelenggarakan pemanduan wisata.
§         Menyediakan fasilitas untuk wisatawan.
§         Menjual tiket/karcis sarana angkutan, dan lain-lain.
§         Mengadakan pemesanan sarana wisata.
§         Mengurus dokumen-dokumen perjalanan sesuai dengan peraturan yang berlaku.  

Agen Perjalanan wisata adalah perusahaan yang melakukan kegiatan penjualan tiket (karcis), sarana angkutan, dan lain-lain serta pemesanan sarana wisata.
   Kegiatan APW:
1.Menjual tiket, dan lain-lain
2.Mengadakan pemesanan sarana wisata
3.Mengurus dokumen-dokumen perjalanan sesuai dengan peraturan yang berlaku

Industri-industri dalam Kepariwisataan seperti :
Ø  Pengakutan
Ø  Akomodasi
Ø  Segala sesuatu yang menarik wisatawan untuk berkunjung sesuai sifat kegiatan perusahaan perjalanan dibagi menjadi:
  1. Wholesaler adalah perusahaan perjalanan yang menyusun acara perjalanan wisata secara menyeluruh atau secara khusus menjual paket perjalanan wisata kepada Retail Travel Agent
  2.   Retailer atau Retailer Travel Agent adalah biro perjalanan yang menjual perjalanan wisata secara langsung kepada wisatawan
Yang termasuk jenis akomodasi: hotel, motel, wisma, pondok wisata, villa, apartemen, karavan, perkemahan, kapal pesiar, yacht, pondok remaja dan sebagainya.
Ø  Serviced Accomodation, akomodasi yang menyediakan fasilitas dan pelayanan makanan dan minuman.
Ø  Non-Service Accomodation, akomodasi yang tidak menyediakan makanan dan minuman. Sekurang-kurangnya harus menyediakan kamar berperabot (furnished room) dan tenaga untuk melayani keperluan tamu.
Daya tarik wisata : Suatu obyek daya tarik wisata pada pinsipnya harus memenuhi tiga persyaratan berikut:
Ø  Something to see (ada yang dilihat)
Ø  Something to do (ada yang dikerjakan)
Ø  Something to buy (ada yang dibeli/souvenir)

§         Obyek atau Daya Tarik Wisata dapat dibedakan menjadi tiga:
Ø      Obyek Wisata Alam: laut, pantai, gunung, danau, fauna, flora, kawasan lindung, cagar alam, pemandangan alam.
Ø      Obyek Wisata Budaya: upacara kelahiran, tari-tari tradisional, pakaian adat, perkawinan adat, upacara laut, upacara turun ke sawah, cagar budaya, bangunan bersejarah, peninggalan tradisional, festival budaya, kain tenun tradisional, tekstil lokal, pertunjukan tradisional, adat-istiadat lokal, musem, dll.
Ø      Obyek Wisata Buatan: sarana dan fasilitas olehraga, permainan (layang-layang), hiburan (lawak, akrobatik), ketangkasan (naik kuda), Taman rekreasi, taman nasional, pusat-pusat perbelanjaan dan lain-lain.

Organisasi Kepariwisataan adalah suatu badan yang langsung bertanggung jawab terhadap perumusan dan kebijakan kepariwisataan dalam lingkup nasional.
  • Sebagai lembaga yang bertanggung jawab tentang maju mundurnya pariwisata di suatu negara.
  • Lembaga yang bertanggung jawab tentang pembinaan, perencanaan, pengembangan dan promosi kepariwisataan baik dalam lingkup lokal, nasional dan internasional.
  • Bertanggung jawab untuk mengadakan penelitian memperbaiki produk dan mengembangkan produk baru sesuai dengan ketentuan.
  • Melakukan koordinasi dan kerjasama  dengan departemen yang berkaitan dengan kegiatan kepariwisataan.
  • Sebagai badan yang mewakili negara dalam kegiatan dan percaturan kepariwisataan internasional
Dari informasi diatas sudah terlihat jelas apa masalah Pariwisata di indonesia. Saya menyimpulkan 4 masalah dan solusinya :
1.      Promosi
Kurangnya promosi yang menjadi rendahnya wisatawan yang berkunjung ke tempat destinasi tersebut. Promosi adalah hal yang paling penting dalam menarik minat wisatawan. Dimana dengan promosi yang dikemas semenarik mungkin akan menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung atau menikmati liburan di tempat tersebut. Di dunia yang sudah dikuasai teknologi ini promosi di media sosial adalah yang sangat menguntungkan dan mudah. Dimana wisatawan akan mencari tempat destinasi wisata dengan menggunakan smartphonenya. Promosi semenarik mungkin di media sosial seperi di Facebook, Twitter, Line, Path dan semua media sosia. Jangan lupa untuk promosi di luar negeri agar mereka mau berwisata di Indonesia.
2.      Sarana
Ini tidak kalah penting dari promosi. Tempat destinasi tersebut harus dikemas sebaik mungkin dan semarik mungkin. Jangan buat wisatawan kecewa dengan fasilitas atau akses di tempat destinsi tersebut masih banyak tempat wisata yang minim dengan sarana dan fasilitas yang diberikan. Contohnya saja Toilet, toilet harus dijaga dan dibersihkan. Banyak tempat wisata yang tidak memproritaska masalah sekecil ini. Apa yang wisatawan bayar harus sebanding dengan apa yang dia dapatkan.
3.      Pemerintah
Banyak pemerintah yang tutup mata dan teling dengan ini. Mereka seolah tidak mementikan pariwisata yang ada di indonesia. Pemerintah harus membuka mata kalau Pariwisata Indonesia menjadi Aset negara. Pemerintah lebih tegas akan Pariwisata di di Indonesia. Jangan sampai Pariwisata di indonesia diambil dari negara lain. Lebih mendukung akan Pariwisata di Indonesia terutama di plosok-plosok Indonesia. Dan mengembakan Pariwisata tersebut. Buat Indonesia menjadi Pilihan utama wisatawan. Dimana di UU Kepariwisataan Pasal 12 berbunyi (1). Penetapan kawasan strategis pariwisata dilakukan dengan memperhatikan aspek:
  • sumber daya pariwisata alam dan budaya yang potensial menjadi daya tarik pariwisata.
  • potensi pasar
  • lokasi strategis yang berperan menjaga persatuan bangsa dan keutuhan wilayah. 
  • perlindungan terhadap lokasi tertentu yang mempunyai peran strategis dalam menjaga fungsi dan daya dukung lingkungan hidup
  • lokasi strategis yang mempunyai peran dalam usaha pelestarian dan pemanfaatan aset budaya
  • kesiapan dan dukungan masyarakat dan 
  • kekhususan dari wilayah
(2). Kawasan strategis pariwisata dikembangkan untuk berpartisipasi dalam terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(3). Kawasan strategis pariwisata harus memperhatikan aspek budaya, sosial dan agama masyarakat setempat.
4.      Kesadaran diri sendiri
Bila bukan dari kesadaran dari diri sendiri program Pariwisata yang dikeluarkan oleh Pemerintah tentang Pariwisata tidak akan berjalan lancar. Banyak wisatawan yang acuh tak acuh dengan masalah seperti ini. Bila sudah diambil negara lain baru saling menyalahkan. Ubah pemikiran kalian tentang lebih bagus negara luar dibanding Indonesia. Bila anda menjelajah dari sabang sampai mareuke mungkin anda baru tau betapa keindahan Pariwsata yang berada di Inonesia.

4 masalah dan solusi tesebut semoga bisa anda pahami dan sadar akan wisata yang ada indonesia. Jangan menutup mata dan teling dengan wisata destinasi yang ada di Indonesia. Jangan bangga dengan kalian berwisata di luar negeri kalau belum berwisata keliling Indonesia. Sekarang sudah banyak paket-paket wisata yang menawarkan wisata yang ada di indonesia. Jangan habiskan waktu kalian dengan berada di depan laptop atau gadget, berpergian ke mall atau hanya rumah saja. Kalian harus mengeksplor wisata yang ada di Indonesia. Dijamin gabakal nyesel.
Dan semoga pemerintah juga mendukung akan destinasi destinasi wisata yang belum terkenal padahal destinasi tersebut bisa menjadi daya tarik wisatawan.
AYO EXPLORE INDONESIA !!!

Wassalamualaikum Wr. Wb
Lisa Hardianti
4423145742
UJP’14 Kelas A
Line/path : Lisahardianti

Sumber Referensi :

Sumber Foto :

24 comments:

  1. Bagus tapi kurang ga ada gambarnya

    ReplyDelete
  2. Wah jadi ini alasannya kak lisa ambil jurusan pariwisata?
    Diajakin sekalian temennya masuk pariwisata biar rame :)

    ReplyDelete
  3. Wah Tulisan yg keren mbak Lisa. Saya jadi pengen masuk Jurusan Pariwisata.
    Aturan nya mbak Lisa kasih Profil picture penulisnya donk. So far semangat terus deh menulisnya mbak Lisa.


    Untuk para pembaca yg lain yg udah baca tulisan ini, komen dong. ya. ya^^

    ReplyDelete
  4. Wah wah wah, keren keren. Banyaj informasi yang bisa kita dapat. Bukan hanya sekedar melihat keindahan, tapi juga ada nilai pendidikan dan pengetahuannya. Good good good lisa hardianti..

    ReplyDelete
  5. Keren....
    Tapi terlalu panjang, seharusnya secara singkat, padat dan jelas . tapi keseluruhan sudah bagusss, keren yaa anak pariwasata, semangat Lisa dan sukses terus utk kuliahnya

    ReplyDelete
  6. Cukup menarik, infonya juga bagus, keren, kreatif, jadi kita semua yg belum tau jadi tau hebat deh. So, makasih infonya. The best buat anak pariwisata unj deh

    ReplyDelete
  7. Cukup menarik, infonya juga bagus, keren, kreatif, jadi kita semua yg belum tau jadi tau hebat deh. So, makasih infonya. The best buat anak pariwisata unj deh

    ReplyDelete
  8. Menambah informasi dan wawasan nih lis, tapi kekurangannya itu terlalu panjang dan ribet, terus untuk gambarnya masih kurang lis, tapi keseluruhannya udah bagus banget, sukses ya buay kuliahnya ����

    ReplyDelete
  9. Bagus, banyak manfatnya

    ReplyDelete
  10. Bagus ini infonya sangat bermaanfaat

    ReplyDelete
  11. Keceee nihhhh kaa info nya... pake gambar biar makin keceee

    ReplyDelete
  12. informasi nya menarik lis, menambah banyak wawasan untuk yang membaca . ditunggu untuk yg berikutnya yaaa

    ReplyDelete
  13. Bagus, penjelasannya lengkap. Tapi untuk lebih menarik pembaca sebaiknya gambarnya ditambah.

    ReplyDelete
  14. Cara penulisannya keren ya, bahasanya juga kita banget, jadi ngebantu pembaca buat lebih mudah mahamin isi artikelnya. Untuk bagian opening artikelnya juga friendly banget. Sayang gambarnya kurang banyak, but over all good. Sukses terus ya lis ^.^

    ReplyDelete
  15. Wihh thanks buat informasinya yg sangat bernanfaat ini, bisa menambah wawasan & pengetahuan kita. cara penyajiannya pun sangat menarik, tidak terlalu berat untuk dibaca.

    ReplyDelete
  16. Isinya udah keren, cuma untuk struktur penulisannya kurang pas untuk sebuah tulisan yg berfungsi sebagai informasi. coba konsul sama anak jurnalistik lis mungkin bakal jadi lebih kece untuk penyampaiannya dan coba di rapihin format untuk publishnya jangan cuma di copast dari word kamu heee. Sukses selalu ya, bisa kali kalo mau keliling indonesia di pandu sama elu haa

    ReplyDelete
  17. Sangat bermanfaat. Terimakasih infonya. Sarannya gambar lebih ditambahin kak lisa biar makin menarik :D

    ReplyDelete
  18. ������ makasih cin info nya.. sangat bermanfaat buat yg baca ��

    ReplyDelete
  19. bagus dek, gambarnya dong biar makin menarik..

    ReplyDelete
  20. Bagus dek , mungkin pemilihan kata dan gaya penulisannya lebih di pelajari lagi biar lebih menarik dan pakai gambar biar makin menarik minat untuk berwisata di negeri sendiri .. semangat terus dek

    ReplyDelete