Monday, October 5, 2015

Tugas-1 Suka Duka Menjadi Pemandu Wisata

Sepintas Cerita Menjadi Pemandu Wisata 

Nama saya Anindita Ratriningtyas. Saya lahir di Jakarta, 26 Juni 1996 dan tahun ini berumur 19 tahun. Saat ini saya kuliah di Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Ilmu Sosial, Program Studi Usaha Jasa Pariwisata angkatan 2014 semester 3.
Sektor pariwisata di Indonesia dikenal sebagai industri yang menguntungkan bagi negara. Indonesia telah dikenal sebagai negara dengan banyak keragaman etnis, budaya, bahasa, agama dan kepercayaan. Pariwisata Indonesia kini disukai oleh semua kalangan, dari remaja ke dewasa. Mereka bepergian untuk mengetahui lebih lanjut tentang pengetahuan, bisnis, dan untuk rekreasi. Apalagi pada tahun 2015 ini sudah banyak orang yang menyukai dunia traveling. Entah mulai dari traveling ke suatu negara atau kota, menjelajahi alam, kuliner dan lain sebagainya. Tujuan setiap orang melakukan traveling berbeda ada yang ingin mendapatkan informasi serta mempelajari budaya setempat, melihat keindahan alam atau mencoba berbagai macam rasa makanan.
Cara berpergian mereka melakukan perjalanan pun berbeda beda ada yang berpergian sendirian saja, ada yang secara berkelompok, berkeluarga, bersama teman teman atau berdua saja. Didalam dunia pariwisata ini ada nya juga biro biro perjalanan wisata yang melengkapi ada nya paket wisata. Peranan penting di dunia pariwisata ada nya seorang pemandu wisata. Pemandu Wisata merupakan seseorang yang membimbing atau memandu dan memberikan informasi tentang tempat dan objek objek wisata di suatu daerah kepada para wisatawan. Kehadiran pemandu wisata sangat dibutuhkan oleh mereka yang ingin menjelajahi tempat tempat asing atau yang baru pertama kali mereka kunjungi. Biasa nya pemandu wisata berada di suatu objek atau bisa juga pemandu wisata ini membawa suatu rombongan atau tour yang akan memandu kalian selama perjalanan berlangsung.
Pengalaman saya menjadi pemandu wisata masih sangat baru dan sangatlah dikit karena saya baru mulai menapaki dunia pariwisata dan menjadi pemandu wisata ini pada tahun 2014. Sebelumnya saya tidak tahu bagaimana menjadi pemandu wisata karena sebelumnya saya bersekolah di SMA Negeri jurusan Ilmu Pengetahuan Alam yang sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan jurusan yang saya ambil sekarang. Tetapi ketika SMA sedang melakukan study tour saya sedikit melihat tentang kerja seorang pemandu wisata. Dan akhirnya di perkuliahan ini saya belajar tentang dunia pariwisata serta menjadi pemandu wisata yang berani ngomong didepan banyak orang.
Pada semester pertama masuk perkuliahan di akhir tahun tepat nya pada bulan desember 2014.  Prodi saya melakukan study tour atau yang kami sebut dengan nama City Tour. City Tour ini diadakan oleh para senior saya untuk memenuhi program mereka yang sedang melaksanakan Ujian. Mereka mengajak kami para junior untuk kami semua tahu bagaimana cara mereka memandu dan kami juga diberi tugas untuk memandu supaya mempunyai pengalaman pertama. City tour ini diikuti oleh 61 mahasiswa 2014, sekitar 30 an senior dan para dosen yang akan menilai hasil dari memandu saya dan teman teman saya. Kami menyewa dua bus pariwisata yang akan digunakan untuk pergi ke tujuan. Masing masing bus diisi dengan sebagian mahasiswa 2014 dan 2013 serta dosen. Tujuan bus nya berbeda beda, bus pertama akan ke Museum Geologi Bandung dan bus kedua menuju Museum Konferensi Asia Afrika, Bandung.
Saya sendiri berada di bus pertama yang berarti akan menuju ke Museum Geologi. Dari mulai berangkat dari UNJ sampai disepanjang perjalanan menuju Museum Geologi diisi dengan teman teman serta senior saya yang akan memandu kami. Dimulai dari mahasiswa 2013 hingga saatnya teman teman saya maju ke depan tempat duduk dekat dengan pak sopir untuk segera memulai materi yang akan disampaikan dalam memandu. Sesampainya dimuseum geologi akhirnya itulah saat nya bagian saya untuk memandu karena tugasnya dibagi ada yang memandu di bus dan di lokasi. Dan tepatnya saya akan memandu di lokasi museum geologi yang pertama kali akan tampil dan memandu teman teman saya. Sekedar informasi, Museum Geologi beralamat di Jalan Diponegoro No. 57, Bandung. Museum Geologi adalah sebuah museum yang sudah menjadi bangunan bersejarah di kota Bandung yang dapat mempelajari banyak hal yang berhubungan dengan bencana alam, bumi, pemanfaatan sumber daya dengan benar, cara mengolah energi, dan lain-lain.

(Gambar 1: Saat menjadi Pemandu Wisata di Museum Geologi)

Saya berkesampatan untuk memandu urutan kedua setelah teman saya yang bernama afrizal. Ketika afrizal sedang memandu perasaan saya campur aduk antara panik dan takut tidak pede dihadapan teman teman saya karena kali pertama saya berbicara dihadapan banyak orang yang menatap ke saya. Saya mencoba tenang dan mencoba men-review materi yang sudah saya siapkan tetapi rasa deg degan itu selalu menghampiri rasanya tidak ingin untuk segera maju. Setelah afrizal setelah saatnya saya memandu, saya memandu dibagian Ruang Orientasi (Pelayanan Informasi Museum) yang terletak di lantai 1. Saya menyampaikan beberapa informasi tentang museum geologi. Museum geologi ini terdapat 2 lantai, lantai pertama terdapat ruang orientasi, ruang sayap barat dan ruang sayap timur. Ruang Orientasi berisi peta geografi Indonesia dalam bentuk seperti televisi, bilik pelayanan informasi museum serta bilik pelayanan pendidikan dan penelitian. Ruang Sayap Barat sebagai Ruang Geologi Indonesia. Ruang Sayap Timur yang menggambarkan sejarah pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Di lantai 2 terdapat ruang tengah dan ruang timur. Ruang Tengah Berisi maket pertambangan emas terbesar di dunia. Ruang Timur Terbagi menjadi 7 ruangan kecil tentang aspek positif dan negatif tataan geologi bagi kehidupan manusia. Ketika berbicara saya tidak sadar bahwa saya berbicara terlalu cepat karena ingin cepat cepat selesai hehe. Tetapi pada akhirnya saya bisa melaksanakan nya dengan baik dan saya merasa senang karena sudah lega dan cukup menyenangkan menyampaikan beberapa informasi kepada teman teman. Saya pun juga senang karena saya bisa sudah mempunyai pengalaman pertama memandu yang berkesan walaupun masih perlu banyak belajar. Selanjutnya saya berkeliling dan memperhatikan teman teman saya yang sedang mendapat giliran memandu.
Pengalaman kedua saya yaitu ketika saya sedang membawa tour yang diadakan oleh travel yang bernama SKGP General Tour Organization. Saya ditawari pekerjaan oleh teman saya yang bernama putri alawiyah atau panggilan akrab nya yaitu ambon, untuk memandu perjalanan 1 hari ke daerah bandung. Lalu saya menyetujui nya dan pergi kesana bersama sama dengan ambon dan satu teman saya yang bernama irvinna. Yap tepat pada tanggal 8 Juni 2015 kami bertiga dipercaya membawa rombongan dari SD Pemuda Bangsa yang terletak di Depok menuju tujuan objek wisata Trans Studio Bandung. Ada beberapa hal yang perlu saya persiapkan sebelum berangkat. Yang pertama saya mengabsen nama anggota yang terdapat didalam bus saya apakah sudah lengkap ataupun belum. Yang kedua  melakukan pengecekan barang barang yang akan dibawa didalam bus seperti kardus yang berisi aqua gelas dilengkapi dengan snack pagi, kotak P3K beserta plastik untuk sampah dan keperluan lain nya, dan hadiah yang akan saya bagikan dipertengahan perjalanan untuk meramaikan suasana. Ketika semua nya sudah lengkap berangkat lah menuju objek wisata yang dituju. Saya, ambon dan irvinna sudah berada pada bus masing masing dan kami semua sendirian yang hanya ditemani oleh orang orang asing alias sopir, kenek, dan rombongan. Sebelumnya saya sudah sedikit mengobrol berkenalan dengan sopir dan kenek bus yang akan membawa kita sampai tujuan hingga pulang nanti, tak lupa saya juga berkenalan dengan salah satu guru yang terdapat di bus saya yang akan mengawasi para muridnya.
Hal pertama yang saya lakukan di bus adalah saya berdiri dipaling depan dengan menggunakan mic yang tertera di bus dan berbicara. Tak dipercaya apakah saya bisa melakukan nya atau tidak yang pasti saya berusaha untuk menjadi percaya diri walaupun sedikit gugup. Tahapan pertama saya memimpin doa untuk perjalanan nanti. Kedua saya memperkenalkan diri yang disertai dengan memperkenalkan perusahaan travel tak lupa juga memperkenalkan driver dan co-driver. Setelah itu saya memberikan sedikit informasi tentang berapa lama kira kira perjalanan yang akan ditembuh  dan memberikan informasi umum Trans Studio Bandung mengenai objek wisata yang akan dituju agar anak anak rombongan saya bawa mempunyai bayangan mengenai objek wisata yang akan dituju. Ternyata ada sebagian yang sudah pernah datang kesana dan kebanyakan belom pernah. Ditengah perjalanan kami pun sempat berhenti di Rest Area bagi yang ingin kekamar mandi dan keperluan lainnya. Kami pun sebagai pemandu wisata harus menuruti sebagian permintaan mereka. Ada yang minta setel lagu, nonton film, ngecharge, minta obat obatan dan lain lain. Walaupun mereka terkadang bawel dalam meminta permintaan tapi kami selaku dari pelayanan jasa pemandu wisata harus bisa sabar dan menahan ego untuk marah serta tenang dan ramah tamah untuk menanggapinya.
Sekilas tentang Trans Studio Bandung merupakan salah satu tempat rekreasi keluarga indoor terbesar didunia dan berlokasi di Jl. Gatot Subroto No. 289 Bandung, memiliki 6 Pertunjukan utama yang bertema teatrikal. Ada sekitar 20 Wahana permainan juga Pertunjukkan yang bisa dinikmati yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu wahana Studio Central, Lost City, dan Magic Corner. Jika ingin membeli makanan disana kita diwajibkan untuk menyetor uang ke loket pertukaran dengan menggunakan kartu Mega Cash, harga kartu adalah Rp10.000 Kartu Mega Cash dapat digunakan untuk melakukan transaksi di semua outlet di dalam Trans Studio Theme Park. Tidak hanya ada trans studio theme park tetapi trans studio mempunyai fasillitas trans studio mall pusat berbelanja, Mega Tower kantor pusat bank mega cabang bandung dan The Trans Luxury Hotel.
Sesampainya disana saya mengabsen lagi anggota yang akan saya pandu. Selanjutnya mengarahkan mereka ke pintu masuk antrian trans studio. Disana saya membantu memberikan informasi seperti keberadaan toilet, tempat berkumpul nanti hingga memantau sambil bermain bersama mereka dalam bermain wahana permainan disana. Walaupun ada ibu ibu yang memprotes ingin cepat dikasih kartu untuk jajan disana (karena waktu itu di kordinir dipesan pada travel) belom ada pada tangan mereka, saya mengatasi nya dengan tenang dan ramah mencoba menjawabnya dan mengambil kartu nya untuk dikasih ke ibu ibu supaya anggota saya tidak terbawa marah terlalu lama. Waktu hampir larut saya tak lupa mengingatkan bahwa waktu pulang nanti pukul 16.00 WIB.
Sudah waktunya pulang saya mulai memperingatkan anggota rombongan untuk segera selesai dan menuju parkiran. Disitu saya bersama ambon menunggu dan mengecek di tiap tiap wahana agar tidak ada rombongan yang tertinggal. Setelah semua sudah berkumpul dan masuk ke dalam bus kami berangkat untuk pulang menuju rumah masing masing. Saya memimpin doa dan menginformasikan bahwa kita akan pulang. Tak lupa saya berkerja sama kepada para guru untuk membuat kuiz untuk dijawab para murid agar perjalanan tidak membosankan dan ngantuk. Satu persatu kuiz saya dan guru dari SD Pemuda Bangsa bacakan, keluarlah semua hadiah yang saya sediakan untuk dikasihkan kepada mereka. Ini adalah program dari travelnya untuk menyenangkan rombongan yang sudah memakai jasa kami untuk merasa senang, puas, dan nyaman. Melihat mereka menerima hadiah yang saya kasih dari travel ini merasa senang melihat mereka juga senang menerima hadiah dari saya. Mungkin menurut mereka kapan lagi jalan jalan pulang nya membawa hadiah hehe. Mengisi kekosangan malam di dalam bus saya menerima request dari mereka untuk karoeke bersama. Malam yang hangat dan menyenangkan berkaraoke bersama serta mengobrol bersama para guru, driver, co-driver dan para muridJ. Sempat kami berhenti di km 62 karena banyak permintaan dari rombongan untuk kekamar mandi. Di km 62 ini ada toko oleh oleh nya, jadi selagi menunggu banyak yang membeli oleh oleh untuk keluarga dirumah. Seselesainya kami pun melanjutkan perjalanan. Sampainya ditempat tujuan akhir kita mereka semua lekas meninggalkan bus. Saya pun stand by di dalam bus mengecek apakah ada barang yang ketinggalan atau tidak.
Ya itulah beberapa pengalaman saya dapat disimpulkan bahwa menjadi pemandu wisata itu sangatlah tidak mudah tetapi saya sangat senang menjadi pemandu wisata, banyak yang bisa saya ambil pelajaran dari menjadi pemandu wisata ini. Kegiatan memandu mempunyai suka duka nya. Suka nya sangat menyenangkan sekali menjadi pemandu wisata, kenapa begitu? Karena kita bisa jalan jalan gratis dan dibiayai, mendapatkan tips atau uang tambahan, digaji oleh pihak travel, mendapatkan pengalaman diluar, mendapat informasi, mempunyai interaksi yang banyak kepada orang orang asing dan mempunyai banyak teman.

(Gambar 2: Saat sedang interaksi dengan rombongan tour SMP 11 Bekasi)

Duka nya sebagi pemandu wisata kita harus mempunyai wawasan yang luas mengetahui apapun, jika ditanya oleh para wisatawan kita bisa menjawabnya dengan baik kalau kita menjawabnya dengan asal asalan akan malu dan diledekkan oleh para wisatawan yang mengetahui suatu informasi itu bisa juga kita dimaki maki. Harus bisa juga menguasai bahasa asing yaitu yang paling umum bahasa inggris dan juga bahasa mandarin. Banyak sekarang turis asing yang berkunjung ke indonesia untuk traveling. Maka dari itu kita harus bisa fasih berbahasa. Tidak enaknya lagi apapun kesalahan teknis yang ditimbulkan siap siap saja akan kena pemandu wisata nya. Dan juga sebagai pemandu wisata kita jarang berkumpul dengan keluarga disebabkan dengan adanya pekerjaan ini kadang melakukan berhari hari kegiatan diluar rumah sehingga jarang untuk berkomunikasi.


Sekian pengalaman yang sudah saya ceritakan, semoga bermanfaat untuk kalian yang ingin menjadi pemandu wisata dan teman teman lainnya. Adapun kata yang kurang berkenaan saya memohon maaf. Terimakasih J


Anindita Ratriningtyas
4423143915
Usaha Jasa Pariwisata A 2014 

aratriningtyas@yahoo.com

No comments:

Post a Comment