Thursday, October 8, 2015

Tugas 1 Suka Duka Menjadi Pemandu Wisata

SUKA DUKA MENJADI PEMANDU WISATA.
PENGALAMAN-PENGALAMAN DALAM MEMANDU WISATA

Assalamualikumwr.wb
Nama saya Muhammad Luthfi. Saya lahir pada tanggal 07 September 1996 di ibukota DKI Jakarta khususnya di Jakarta Selatan . Saya lulusan SD tahun 2009 di Madrasah Ibtida’iyah Al-HikmahJak-sel, SMP tahun 2011 Madrasa Tsanawiyah Negeri 1 Jak-sel, SMA tahun 2014 di SMA60 Jak-sel dan sekarang saya beraktivitas atau mempunyai kesibukan sebagai mahasiswa Universitas Negeri Jakarta di jurusan Usaha Jasa Pariwisata. Pada saat SD saya pernah mengkuti kejuaraan lomba futsal SD se-kecamatan dan mendapatkan gelar juara nomer 1 se-kecamatan pela mampang. Dan saya juga pernah menjuarai lomba futsal lagi antar Madrasah Tsanawiyah Negeri dan mendapatkan juara ke 3 pada saat itu. Dan yang terakhir saya menjuarai lomba futsal juga pada kelas 2 SMA yang di adakan oleh salah satu sekolah swasta yang ada di Jakarta selatan dan disitu saya dan team mendapatkan juara 1. Dan masih banyak lagi kejuaraan futsal yang pernah saya juarai. Saya memang ingin menekuni olahraga ini karena memang saya sudah banyak menjarai perlombaan tetapi seiringnya dengan waktu yang berjalan dan pergantian-pergantian teman, dan mualai selepas SMA teman-teman saya berubah yang tadinya sering olahraga sekarang menjadi pada memikirkan jalan kedepannya akan kemana dan ingin menjadi apa, dan disaat itulah saya berfikir mau meneruskannya kedunia olahraga atau yang lain. Akhirnya saya ingin mencoba di dunia pariwisata, tetapi sebelum saya mencoba di dunia pariwisata saya juga mencoba test di Universitas Negeri Jakarta dengan mencoba jurusan olahraga dan pariwisata, dan saya tidak lolos pada saat ujian dan akhirnya saya masuk di jurusan pariwisata ini yang sekarang sekarang menjadi kesibukan saya ini hehe. Memang waktu pertama saya masuk saya masih kebingungan dengan cara pembelajarannya soalnya saya belum terbiasa dengan pelajaran atau biasa kita sebut dengan mata kuliah, karana saya bukan dari SMK Jurusan pariwisata. Tetapi dari pengalaman saya saat memandu paling mengesankan adalah saat memandu di museum Konferensi Asia Afrika (KAA), karena di saat itulah pengalaman pertama kali saya memandu.

Pengalam saya memandu pertama kali pada tanggal 02 desember 2014 ke museum konferensi asia afrika (KAA). Akses menuju museum KAA ini tepatnya dari jakarta bisa melewati via tol cikampek melewati tol cipularang dan memakan waktu perjalanan dari jakarta kurang lebih sekitar 2,5 jam sampai 3 jam perjalan dari jakarta menuju museum itu.

Sebelum tiba di museum Konferensi Asia Afrika, saya dan teman-teman rombongan saya berhenti dulu untuk sekedar melepas penat dan untuk mengabadikan moment dengan berfoto-foto di Masjid At-Tawwun, Puncak, Bogor. Setelah itu perjalanan dilanjutkan kembali. Saya dan teman-teman saya dibagi menjadi dua bis, bis pertama menuju Museum Geologi dan bis saya yaitu bis kedua menuju ke Museum Konferensi Asia Afrika. Selama perjalanan teman –teman saya sudah ada yang kebagian meng-guide di bis, kebetulan saya mendapatkan bagian meng-guide di dalam museum yang terletak di kota Bandung ini.
saya dan teman-teman
di Masjid Attawun

            Nah, Kota bandung ini mempunyai daya tarik yang cukup banyak sehingga dapat menarik wisatawan untuk mengunjungi kota ini. Contoh objek wisatanya adalah Trans Studio Bandung dan disana banyak museum-museum yang menarik (bersejarah) salah satunya adalah museum KAA itu sendiri. Museum ini ini di bangun oleh pemerintah republik indonesia dan t pada tanggal 24 April 1980 dan berlokasi di Jl.Asia Afrika No.65 Kota Bandung Jawa Barat Indonesia. Museum ini sendiri mempunyai luas 7500 m2 . museum ini merupakan memorabilia konferensi asia afrika dan museum ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan gedung Merdeka. Latar belakang didirikannya museum ini karena adanya keinginan dari pemimpin bangsa bangsa di Asia dan Afrika untuk mengetahui tentang gedung Merdeka dan sekitarnya tempat konferensi asia afrika itu berlangsung.

            Disini saya mendapatkan pengalaman pertama kali memandu wisata, yang saya pandu sendiri adalah mahasiswa dari universitas negeri Jakarta, dan dimuseum konferensi asia afrika ini saya memandu dengan membawakan sebuah materi yang bejudul gerakan non blok. Memang sedikit sulit bagi saya untuk memandu wisata karena baru pertama kalinya saya memandu, karena saya dulunya lulusan SMA Negeri bukan dari SMK yang sudah ada jurusan travel. Mungkin anda yang lulusan SMK dengan jurusan travel atau pariwisata sudah sedikit mengerti tapi disini baru lah pengalaman saya memandu dimulai. Kesulitan ini membuat saya nampak sedikit grogi saat sedang menjelaskan di depan tulisan pajangan di museum ini. Di dalam dunia pariwisata khusnya menjadi guide, kita harus menjaga sikap-sikap kita khususnya sikap ramah dan sopan kepada wisatawan sehingga wisatan bisa menerima kita dengan baik, ohiya saya juga memberi trik atau cara agar wisatawan bisa menjadi akrab kepada kita atau menjadi kenal terhadap kita yang menjadi guide. Caranya adalah yang pertama, Menjadi guide harus ramah atau sopan terhadap wisatan. Cara kedua, berilah senyuman termanis anda atau terindah yang anda punya sesering mungkin. Cara ketiga, berilah celetukan-celetukan atau comedy yang ringan saja tetepi bisa membuatnya tertawa atau fokus terhadap diri anda sehingga dia mengenal anda. Nah begitulah caranya tetapi masih banyak cara-caranya agar dapat memandu (guide) dengan baik dan benar.

saya dan teman-teman setelah
selesai melaksanakan
kegiatan guidiing 

saya dan teman saya
di ruang konferensi Asia Afrika

            Pengalaman kedua saya  namun ini merupakan pengalaman saya semasa praktik kerja lapangan adalah pada saat saya PKL (Praktik Kerja Lapangan) di TMII (Taman Mini Indonesia Indah). Pada saat saya mendaftar PKL disana, saya pikir saya akan mendapatkan kesempatan untuk memandu wisata karena yang saya ketahui bahwa disana adalah tempat dimana rumah-rumah adat mini dan museum-museum yang pasti membutuhkan tour guide. Tetapi ternyata,  pada saat  saya PKL disana saya di minta untuk pkl di bagian pusat informasi. Mungkin memang tidak sesuai dengan jurusan yang saya ambil di tempat itu saya hanya ditugaskan untuk memeberikan semua informasi yang terkait dengan TMII kepada pengunjung yang langsung datang ke lokasi atau hanya sekedar menelepon saja , disana banyak wisatan dari local ataupun wisatawan asing yang megunjungi anjungan-anjungan atau museum-musem yang terdapat di dalam Taman Mini. Saya juga sering kali tidak mengerti apa yang ditanyakan pengunjung karena pengunjung yang datang bukan orang local saja tapi orang asing juga sering ke pusat informasi. Disana saya di ajarkan caranya menjadi seorang yang memberikan informasi yang baik dan benar.
saya dan beberapa
teman saya yang juga
PKL di TMII
Di tmii juga sering mengadakan  acara-acara yang ada di setiap anjungan misalnya acara tarian yang sering diadakan di anjungan dki Jakarta ataupun pertunjukan lainnya yang berasal dari segala macam kebudayaan di indonesia, jika sudah selesai menonton acara pertunjukan seperti itu terkadang saya merasa menjadi orang beruntung karena dapat menonton acara acara yang mengesankan dan mempesona dengan gratis  dan disana ada juga loh kalender acaranya. Taman Mini Indonesia Indah inibukapukul 08.00-17.00, itubukanyapintugerbangya, kaloanjungan-anjunganatau museum-museum buka nya dari jam 09.00-17.00. Memang disana saya tidak ditaruh di bidang guide tetapi sayapernah mencoba untuk memandu teman saya yang sedang berkunjung disana. Dan di Taman Mini Indonesia Indah ini saya menjelaskan tentang sejarah museum taman mini, berapakah anjungan yang ada disana, dan disana juga terdapat museum-museum, ada teater di dalam gedung keong mas, disana terdapat danau juga, dan sekarang sedang ada pembangunan disana yaitu pembangunan untuk tempat bermain atau wahana-wahana yang menarik. Sedikit saya akan menjelaskan tentang Taman Mini Indonesia Indah, Taman Mini Indonesia Indah ini merupakan suatu kawasan taman wisata bertema Budaya Indonesia di Jakarta Timur. Area seluas kurang lebih 150 hektar atau 1,5 kilometer persegi. Taman ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa indonesia , yang mencangkupberbagaiaspekkehidupan - kehidupansehariharimasyarakat 26 provinsi indonesia (pada tahun 1975) yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional, serta menampilkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah. Disampingitu, ditengah-tengahtaman mini Indonesia indahterdapatsebuahdanau yang menggambarkan miniatur kepulauan indonesiaditengahnya, keretagantung, berbagai museum dan teater imax keong mas dan teater tanah airku. Berbagai sarana rekreasi ini menjadikan taman mini sebagai salah satu kawasan wisata terkemuka di ibu kota. Selain anjungan anjungan yang sangat mirip dengan bangunan asli dari daerah di seluruh Indonesia, Ada pula museum museum yang sangat inspiratif karena bisa menambah referensi pengetahuan kita, seperti museum penerangan, museum olahraga, museum transportasi, museum istiqlal, museum air tawar dan serangga dan masih banyak lagi. Jika kita masuk melalui pintu tiga kita langsung bisa menjumpai museum olahraga dan tidak jauh dari sana ada tugu api pancasila yang merupakan salah satu ikon dari tmii di tugu api pancasila kita bisa berkumpul melihat banyak anak anak bermain ditengahnya. Dan apabila kita masuk melalui pintu satu kita bisa langsung menjumpai museum purna bakti pertiwi dan juga museum istiqlal atau bayt Alqur’an dan tidak jauh dari sana lagi lagi kita akan melihat tugu api pancasila, bisa dikatakan tugu api pancasila adalah jantung pusatnya tmii. Selain itu ada pula gedung gedung di sekitar tugu api pancasila, biasanya gedung iyu diperuntukan untuk umum, jadi gedung itu bisa kita sewa biasanya orang yang menyewa gedung itu diperuntukkan untuk acara pesta pernikahan, wisuda mulai dari siswa smp hingga wisuda berbagai universitas yang ada di sekitar sana gedung gedung itu bernama gedung sasono utomo dan gedung sasono adiguno tidak sulit untuk mencarinya karena sangat dekat dengan pintu masuk gerbang  pertama dan ketiga.sebenarnya bukan hanya saya saja yang berkesempatan untuk pkl di tmii, tapi juga ada beberapa mahasiswa dari jurusan pariwisata yang mendapatkan kesempatan yang sama, tetapi bukan hanya di pusat informasinya saja kami terbagi kedalam beberapa tempat seperti misalnya ada dua orang yang ditaruh di museum air tawar disana mereka mendapatkan kesempatan untuk memandu didalm museum air tawar dan serangga, ada pula dua orang yang mengguide di anjungan dki Jakarta disana mereka juga ditugaskan sebagai pemandu wisata khusunya untuk wisatawan asing dan bukan hanya memandu meraka juga diberikan kesempatan untuk menyusun proposal kegiatan yang ada di anjungan tersebut. Ada lagi yang menjadi pemandu di anjungan bali tugasnya tidak jauh berbeda dari teman teman saya yang memandu di anjungan dki Jakarta. Di tmii sendiri saya mendapatkan tugas selama 2 bulan, tetapi selama 2 bulan itu saya merasa sangat nyaman karena memang objek wisata tersebut bisa dikatakan objek wisatawa kebanggan Jakarta jadi saya juga punya kebanggan tersendiri bisa menjadi bagian dari keluarga tmii walaupun hanya beberapa bulan saja. Oh iya yang menakjubkan lagi dari tmii adalah ternyata banyak sekali turis asing yang sangat tertarik untuk mengunjungi objek wisata ini. Terbukti ketika saya bekerja disana saya banyak menjumpai turis asing. Karena banyaknya turis asing tersebut, banyak pula pemandu wisata yang ada di sekitarnya , hal ini membuat saya berfikir dan tertantang  untuk lebih giat belajar tentang memandu wisata. Karena saya yakin untuk beberapa tahun kedepan akan lebih banyak turis asing yang dating ke tempat ini. Karena kalau kita bandingkan dengan objek wisata lainnya dijakarta., objek wisata tmii adalah sabuah objek yang sangat potensial di bandingkan dengan yang lainnya, mungkin hal itu dikarenakan tersedia paket komplit untuk wisata budaya, wisata religi, wisata alam, wisata pendidikan, dan satu lagi wisata adventure.

Mungkin ini saja yang bisa saya ceritakan, mungkin memang banyak kekurangan tetapi saya akan insha Allah ingin meningkatkan kemampuan saya dalam memandu atau juga menbah pengetahuan saya lebih banyak lagi tentang dunia kepariwisataan.


Muhammad Luthfi
UJP'14 kelas B
4423143925


No comments:

Post a Comment