Wednesday, October 7, 2015

Tugas 1 Suka Duka Menjadi Pemandu Wisata

Pengalamanku dalam meng-guide
Assalamualaikum bro and sist.
Kenalkan teman-teman, nama saya Fajar Ramadhan. Saya adalah lelaki kelahiran Kota Jakarta pada tanggal 15 Januari 1997. Namun karena kedua orang tua berasal dari kebumen, maka saya mengaku saja berasal dari kebumen juga. Saya merupakan satusatunya anak lekaki dan merupakan anak kedua dari 3 bersaudara. Orang tua saya memberikan nama Fajar Ramadhan dikarenakan ketika itu saya lahir pada saat bulan puasa(Ramadhan) dan lahir ketika matahari terbit yang biasa disebut dengan Fajar. Sekiranya sekian perkenalan diri saya.


Saat ini saya adalah mahasiswa Univeritas Negeri Jakarta dengan Program Studi Usaha Jasa Pariwisata yang sedang menjalankan kuliah semester 3 saya. Namun jujur tak pernah terpikirkan oleh diri saya bahwa saya akan terjun di bidang pariwisata. Ketika saya memutuskan untuk kuliah, saya bingung jurusan apa yang akan saya ambil namun teman saya menyarankan untuk kuliah di Universitas Negeri Jakarta. Sayapun mencoba untuk mendaftar di Universitas Negeri Jakarta,dan  ketika memilih-milih jurusan saya melihat satu jurusan yang menurut saya cukup menarik yaitu Pariwisata dan tanda saya sangka say dapat lolos tes untuk jurusan tersebut. Universitas negeri Jakarta adalah satu-satunya tempat dimana saya mendaftar untuk melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi dan alhamdulillah saya mendapatkannya. Mari langsung saja kita keceritanya.
Disini saya akan menceritakan pengalaman meng-guide yang pernah saya alami. Semenjak saya kecil hingga sekarang berumur 18 tahun, saya hanya pernah sekali merasakan yang namanya meng-guide orang yaitu pada meng-guide orang untuk keperluan ujian akhir semester kuliah saya ke Museum Geologi.

Pengalaman meng-guide saya yang pertama adalah ketika kami pergi ke Bandung untuk melaksanakan ujian akhir semester. Beberapa minggu sbelum keberangkatan, dosen saya memberitau bahwa ujian akhir semester akan dilakukan di luar kota tepatnya di kota Bandung dengan tema City Tour dan beliau memberitahukan bahwa kami anak Pariwisata 2014 akan mendapatkan bagian dalam perjalanan tersebut untuk memandu(meng-guide) rombongan yang terdiri dari kakak kelas yang berada di atas kami beserta dosen yang turut serta ikut dalam perjalanan tersebut. Mendengar kabar tersebut saya pun langsung merasa deg-degan beserta panik karena selama hidup saya, saya tidak pernah yang namanya merasakan memandu orang, apalagi ini memandu orang banyak, kakak kelas beserta dosen pula. Untuk memandu orang banyak apalagi untuk saya yang tipenya sangat sulit untuk berbicara di depan orang banyak adalah suatu tantangan besar yang tak pernah terbanyangkan karena saya pun untuk berbicara dengan seseorangpun sangat jarang. Namun saya mencoba untuk menenangkan diri walaupun tetap saja hal tersebut membuat saya jadi susah tidur. Teman-teman saya yang lainoun merasakan hal yang sama karena mereka juga belom pernah mengalami hal tersebut. Beberapa hari kemudian, diumumkanlah pembagian jatah untuk memandu dalam perjalanan ke Bandung, dengan rasa deg-degan sayapun membuka pembagian tersebut yang telah di share di facebook Pariwisata unj 2014. Setelah membuka list yang terdapat di Facebook dan saya lihat, ternyata saya mendapatkan bagian meng-guide di museum Geologi bandung dan harus menjelaskan tentang Gempa Bumi, Tanah Longsor dan Gunung Meletus. Mendapatkan jatah materi tersebut saya pun tidak terlalu panik karena saya pikir saya tidak bodoh-bodoh banget dalam materi tersebut. Sejak saat itu saya dengan cepat langsung bergerak untuk mencari materi pemanduan seputar topik yang saya dapat dimulai dari Gempa bumi. Dimulai dari apa penyebab dari gempa bumi, macam-macam gempa bumi dan kekuatan gempa bumi dari skala terkecil hingga skala terbesar. Materi yang saya dapat dari hal-hal tersebut cukup banyak dan belum lagi ditambah dengan materi tentang tanah longsor dan gunung meletus. Karena saya pikir materinya sudah cukup banyak maka saya tidak perlu bersusah payah lagi untuk mencari materi tentang tanah longsor dan gunung meletus terlalu banyak. Setelah mendapatkan materi pemanduan yang saya rasa cukup, saya langsung membereskan itu semua dan langsung mencetaknya  untuk mempermudah saya dalam menghafalkan materi-materi tersebut. Setelah semuanya telah siap, saya mulai menjalani hari-hari dengan menghafalkan semua materi yang saya punya, hampir setiap saatnya saya tak pernah terlepas dari kertas hafalan yang saya punya maupun itu di kampus ataupun di tempat kerja. Saya terus menghafalkan materi tersebut dengan usaha yang sangat keras karena saya ingat bahwa yang akan saya pandu nanti adalah kakak kakak senior yang tentunya jauh lebih paham dan mengerti bagaimana cara memandu yang baik dan benar. Hari-hari terus berlalu dan terus saya lalui semua waktu untuk menghafakan materinya. Tanpa terasa sudah 1 minggu lagi menuju perjalanan city tour ke Bandung itu. Itupun kakak-kakak senior yang memberitahukan saya, kalau tidak ada yang mengingatkan, saya pun sangat enggan mengingat hal tersebut. Mengetahui hal tersebut membuat saya makin gugup dan membayangkan apa yang akan terjadi ketika saya memandu nanti dan itu membuat saya makin bersemangat dalam menghafalkan materi. Hari-hari berlalu tanpa terasa tibalah hari keberangkatan dimana kita semua akan berangkat ke Bandung dalam perjalanan bertemakan city tour. Karena pada hari sebelumnya kita diberitahukan oleh kakak senior bahwa kita akan mulai berangkat pada pukul 07.00 pagi, saya pun dengan perasaan deg-degan mulai bangun dari tidur saya yang sangat kurang nyenyak pada pukul 05.00  lalu bersiap-siap, sholat dan memohon doa terutama ke orang tua saya agar saya diberikan kemudahan dalam memandu nanti. Saya Berangkat dari rumah dengan penuh keyakinan karena saya merasa saya sudah berhasil menguasai materi sebanyak 95%. Saya Tiba di tempat berkumpul yaitu di depan kampus Universitas Negeri Jakarta setengah jam sebelum jadwal keberangkatan lebih tepatnya pukul 06.30. Ketika sampai disana, keadaan sudah cukup ramai. Saya langsung berkumpul dengan teman-teman yang lain dan meledeki yang lain yang masih menghafakan materi pemanduan. Ada yang mendapatkan jatah memandu diperjalan, ada juga yang mendapat jatah in situ yaitu di tempat wisata. Sambil mengobrol tanpa terasa jam sudah menunjukan pukul 7.30 dan kami pun belom jalan. Perjalanan kami menjadi tertunda(ngaret) karena harus menunggu teman kami yang lain yang terlambat dikarenakan rumahnya yang jauh. Tibalah pukul 08.00 dan semuanya telah berkumpul. Dimulailah perjalanan kita menuju Obyek wisata di Bandung yaitu Museum Geologi dan Museum Kereta Api Indonesia. Rombongan kita menggunakan bis pariwisata yang menurut saya paling terkenal adalah bis Panorama. Panorama adalah sebuah usaha travel yang namanya sudah sangat dikenal di dunia Pariwisata. Pada tahun 1998 Panorama Group memutuskan untuk menambahkan perusahaan outbound setelah mendirikan inbound dan bisnis transportasi, mengubahnya menjadi grup perjalanan dan wisata yang paling terintegrasi tanpa kehilangan fokus dalam proses pembelajaran untuk menguasai kompetensi inti dan kemudian dikembangkan untuk mencapai skala ekonomi yang diperlukan.


Lahir dalam situasi Panorama Group yang terus tumbuh dengan cepat, Panorama Tours tumbuh dan menjadi pemimpin pasar nasional dalam masa dekade pertama beroperasi. Menjadi perusahaan manajemen perjalanan dan wisata yang telah memenangkan berbagai penghargaan melalui inovasi dan perluasan ekspansi. Adikarya Wisata 2010, enam penghargaan IMAC selama 2008-2013, dua penghargaan Indonesia Tourism Award, tujuh rekor MURI dan ratusan penghargaan lainnya dari pemerintah, dewan pariwisata, lembaga independen, dsb, membuktikan bahwa Panorama Tours telah menjadi pemain kuat dalam industri pariwisata.

Dengan layanan mencakup travel management company, leisure and retail travel management, corporate incentives tours, online travel, dokumen perjalanan, waralaba bisnis perjalanan, panorama tours menyediakan one stop solution untuk melayani pelancong bisnis dan serta pengusaha. Dengan ratusan konsultan perjalanan di tidak kurang dari 100 titik penjualan di seluruh Indonesia dan kantor regional di Malaysia, Singapura, dan Beijing, Panorama tours memberikan pelayanan untuk pelanggan lokal dan asing. Itulah sedikit informasi tentang panorama.

Saat bis mulai berjalan, langsung ada kaka senior yang langsung memandu di dalam bis yang kami naiki yang kebetulan dia mendapatkan jatah untuk memandu di perjalanan. Dari Universitas Negeri Jakarta yang terletak di Ramawangun, tepatnya di jalan rawanmangun muka, untuk menuju Bandung kita harus melalui jalan tol yang dimulai dari jalan tol utan kayu rawamangun lalu jagorawi dan keluarlah kita di tol ciawi yaitu di Puncak. Tanpa terasa sampailah kita di tujuan yaitu di mueseum Geologi Bandung. Kita tiba tepat di saat makan siang. Sesampainya disana kita lansung makan siang dengan nasi kotak yang dibagikan oleh panitia. Setelah selesai makan, kami langsung memasuki museum tersebut. Museum Geologi adalah museum yang didirikan pada tanggal 16 Mei 1928. Museum ini telah direnovasi dengan dana bantuan dari JICA (Japan International Cooperation Agency). Setelah mengalami renovasi, Museum Geologi dibuka kembali dan diresmikan oleh Wakil Presiden RI, Megawati Soekarnoputri pada tanggal 23 Agustus 2000. Sebagai salah satu monumen bersejarah, museum berada di bawah perlindungan pemerintah dan merupakan peninggalan nasional. Dalam Museum ini, tersimpan dan dikelola materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, mineral. Kesemuanya itu dikumpulkan selama kerja lapangan di Indonesia sejak 1850.
Museum Geologi ini terdiri dari 2 lantai. Lantai pertama berisi tentang peta geografi Indonesia, beragam jenis batuan yang ada di seluruh daerah di Indonesia, sejarah pertumbuhan damn perkembangan mahluk hidup dan kumpulan fosil fosil yang ditemukan diseluruh Indonesia. Di lantai kedua museum ini menyimpan penjelasan tentang ruang geologi bagi kehidupan manusia dan berbagai informasi tentang aspek positif dan negatif tatan geologi bagi kehidupan manusia.


Ketika memasuki museum tersebut giliran untuk anak pariwisata 2014 pun dimulai dengan mengitari semua spot yang ada di lantai 1 terlebih dahulu. Ketika melihat teman-teman saya memandu, saya melihat mereka sudah cukup baik dalam menyampaikan materi walaupun kelihatan jelas mereka sangat gugup. Waktu berlalu, selesailah kami mengelilingi semua spot di lantai 1. Bergeraklah kami menuju lantai 2, rasa deg-degan pun mulai muncul pada diri saya. Beberapa spot sudah dilalui, tibalah jatah saya untuk memandu di bagian yang saya dapatkan yaitu di bagian gempa bumi, Gunung meletus dan tanah longsor. Waktu saya pun telah tiba, saya mengawalinya dengan menarik nafas panjang sebelum maju ke depan untuk memulai memandu dengan disemangati oleh teman-teman, mulailah saya menyampaikan semua materi yang telah saya hafalkan dengan susah payah. Dimulai dari Gempa Bumi, saya menyampaikan skala gempa bumi dari yang terkecil sampai yang terbesar. Materipun dimulai :
1 skala richer : gempa tidak terasa
2 skala richer : hanya yang berada di gedung tinggi yang dapat merasakannya
3 skala richer : seperti sedang ada truk yang berjalan disamping kita
4 skala richer : orang diluar rumah sudah mulai merasakannya
5 skala richer : benda yang tergantung di dinding mulai bergerak
6 skala richer : dinding rumah mulai retak
7 skala richer : rumah rumah mulai hancur
8 skala richer : jalan raya mulai hancur
9 skala richer : jembatan, bendungan dan gedung mulai hancur
10 skala richer : luluh lantahlah bumi ini

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak Bumi (lempeng Bumi). Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa Bumi yang di alami selama periode waktu. Gempa Bumi diukur dengan menggunakan alat Seismometer. Gempa Bumi besar terakhir besarnya 9,0 atau lebih besar adalah 9,0 magnitudo gempa di Jepang pada tahun 2011 (per Maret 2011), dan itu adalah gempa Jepang terbesar sejak pencatatan dimulai.

Dan tentang gunung meletus, saya menjelaskan apa saja penyebab terjadinya gunung meletus, proses terjadinya dan apa saja akibat positif dan negatif dari gunumg meletus itu. Serta membahas pula bencana gunung meletus yang pernah terjadi di Indonesia.Salah satu letusan gunung terbesar yang pernah terjadi di Indonesia adalah letusan gunung krakatau yang menelan banyak sekali korban jiwa.
Dan spot yang terakhir adalah tanah longsor. Ketika sampai di spot tanah longsor, saya cukup terkejut karena spot tanah longsor tergabung menjadi satu dengan tsunami. Saya pun langsung berfikir keras mencari materi tentang tsunami di otak saya. Dengan sedikit mengarang bebas akhirnya saya mendapatkan materi tentang tsunami sembari membahas tsunami yang pernah terjadi di Indonesia yaitu bencana tsunami di Aceh. Sungguh saya merasakan gugup selama menyamoaikan semua materi di depan orang banyak. Otomatis saya langsung keringet dingin.  Beberapa saat kemudian materipun telah selesai saya sampaikan secara keseluruhan. Rasa lega yang sangat sangat saya bisa saya rasakan dalam diri saya larena saya telah berhasil melewati suatu tantangan terbesar dalam hidup saya yang ternyata setelah saya jalani, hal itu tidak terlalu berat.

Setelah saya selesai memandu, ada salah satu dosen yang ikut memperhatikan saya ketika saya menyampaikan materi yaitu bapak zaenal abidin, beliau mengatakan “mantap nih fajar ahli gempa bumi yaa”. Saya pun hanya tertawa mendengarnya. Kami pun melanjutkan perjalanan mengitari lantai 2 sambil melanjutkan giliran teman yang lain memandu. Setelah semuanya selesai, sebagai penutup kami di ajak menonton suatu tanyangan di museum geologi tersebut. Setelah menonton kami langsung keluar dari museum tersebut dan foto-foto di depan museum bersama-sama sambil beristirahat. Berhubung hari sudah mulai sore, kami pun bergegas untuk kembali ke jakarta. Diperjalanan pulangpun masih ada teman-teman kami yang kebagian untuk memandu, namun mungkin semua peserta sudah mulai lelah jadi hanya sebagian orang yang memperhatikannya. Pukul 18.30 sampailah kami semua di kampus tercinta. Semua sudah kelelahan dan bergegas untuk pulang dan berakhirlah cerita perjalanan kami untuk melakukan ujian akhir semester yang menurut saya cukup menyenangkan.

Saya rasa cukup itu saja cerita yang bisa saya bagikan kepada pembaca sekalian. Walaupun mungkin cerita saya ini kurang menarik untuk dibaca, setidaknya saya bisa menyelesaikan tugas dari mata kuliah ini dengan baik dan penuh perjuangan. Sekiranya itulah cerita dari saya, jika terdapat banyak kesalahan dalam penulisan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Cukup Sekian dan terima kasih.

Wassalam.



Fajar Ramadhan
Fakultas Ilmu Sosial
Usaha Jasa Pariwisata “B” 2014

4423143919

No comments:

Post a Comment