Monday, January 4, 2016

TUGAS 4 - KOTA-KOTA DI JAWA


INDONESIA PUNYA NEW YORK


   Kawasan metropolitan? pasti teridentik dengan kota New York yang merupakan kota tersibuk di Amerika. Tapi, Indonesia pun juga punya kawasan metropolitan yang sudah mendunia, yaituuuuuuu... JAKARTA!!!
Gambar 1.1 Peta Jakarta


   Jakarta, merupakan ibukota republik Indonesia. Jakarta merupakan kota kosmopolitan yang terletak di pantai barat laut pulau Jawa. Kota ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi terutama pada abad ke-13 pelabuhan dagang yang dikenal sebagai sunda kelapa. Kota jakarta merupakan sebuah kota metropolis yang besar dan modern dengan jumlah penduduk lebih dari 10 juta. Dimana jalan toll yang sibuk mengelilingi kota ini. Pemandangan kota ini diwarnai dengan bangunan tinggi mulai dari hotel-hotel mewah kelas atas dan ratusan mall yang membawa merek dunia serta produk-produk kreatif dari Indonesia pun hadir di kota ini.

   Penduduk Kota Jakarta terdiri dari berbagai suku di Indonesia, hidup dengan menjunjung motto Bhinneka Tunggal Ika, Kesatuan dan Keberagaman. Jakarta memiliki luas sekitar 661 km persegi, Jakarta termasuk salah satu kota terbesar di dunia. Jakarta terdiri dari 5 kotamadya yaitu : Jakarta pusat, utara, barat, timur dan selatan serta wilayah kepulauan seribu.


Gambar 1.2 Keindahan Jakarta pada senja hari
   Sejak kemerdekaan terjadi pada tahun 1945, jumlah populasi penduduk Jakarta sangat melonjak tinggi, kota-kota di pinggiran pun bermunculan dan menyerap satu lingkungan pedesaan atau kampung. Untungnya perencanaan kota dari setiap daerah pinggiran ini terbilang memadai karena masing-masing daerah dilengkapi oleh fasilitas seperti rumah sakit, sekolah, kampus, pertokoan dan bangunan keagamaan yang tersebar di hampir setiap lingkungan. Namun, karena terlalu banyaknya gedung perkantoran yang dipusatkan di tengah kota, ribuan pekerja datang disaat pagi hari dan pulang ke daerahnya masing-masing pada malam hari menyebabkan kemacetan yang luar biasa. Walaupun telah dibantu dengan pembangunan jalan tol dan terowongan yang ada di Jakarta.

   Penduduk asli Jakarta adalah orang Betawi, yaitu masyarakat keturunan campuran dari ras dan suku yang berbeda-beda. Orang Betawi biasanya terbiasa dengan bicara terang-terangan dan demokratis, masyarakat Betawi juga menerima dan memahami baik budaya yang berbeda-beda dalam kesehariannya. Bahasa Betawi hampir sama seperti campuran dari bahasa Melayu asli dengan bahasa Sunda, bercampur lagi dengan kata-kata dari bahasa Jawa, Cina, India, Arab bahkan juga dari bahasa Belanda. Busana pengantin perempuan Betawi mengambil tradisi dari Cina, yaitu baju yang berhias bordir berwarna merah dilengkapi dengan kerudung dengan rumbai-rumbai warna keemasan.

   Jenis musik Betawi campuran dari musik Portugis, Belanda, Arab dan pedagang India, termasuk juga dari lingkungan terdekatnya seperti Jawa barat dan Jawa tengah. Instrumen musik yang digunakan adalah trompet dari Sunda dan drum, sementara mereka juga mengadopsi trombone dan gitar dari Eropa dan instrumen Cina lainnya. Pengaruh yang begitu kuat adalah dari Portugis menjadikan musik bergenre keroncong menjadi musik khas Jakarta. Seiring berjalannya waktu, terciptalah Tanjidor dengan menggunakan trombon, piston tenor dan klarinet. Genre ini berasal dari nama-nama tanaman di Eropa, karena suara yang dihasilkan oleh alat musik tersebut hampir sama dengan nama alat musik Eropa yaitu pisang, delsi, battalion, welnes dan lainnya. Sedangkan tarian Betawi adalah hasil peleburan tarian Jaipong dengan koreografi lokal dengan kostum tarian Cina yang terinspirasi dari Opera Beijing.

Gambar 1.3 Brosur destinasi wisata di Jakarta
   Untuk memahami lebih banyak tentang sejarah di negara ini, kita bisa menemukan sejumlah museum dan monumen ataupun daerah yang bersejarah di Jakarta. Contohnya seperti :

  1. 1.     Museum Sejarah Jakarta

Gambar 1.4 Museum Sejarah Jakarta
   Museum sejarah Jakarta dikenal juga sebagai Museum Fatahillah dalam komplek kota tua. Museum sejarah Jakarta dibangun pada tahun 1707. Bangunan ini sekarang memiliki banyak sejarah tentang kota Jakarta dari zaman prasejarah sampai logam, tekstil, batu, keramik dan lain-lain. Disana juga tedapat meriam yang bernama “Jagur” yang diyakini meningkatkan kesuburan, terdapat juga replika pedang yang digunakan untuk memenggal kepala penjahat, terdapat juga lukisan para Gubernur Jendral Belanda dari tahun 1602-1942. Museum ini juga memiliki penjara yang gelap dan menakutkan, dimana pada waktu dahulunya pahlawan Diponegoro pun pernah ditahan dan dirantai disana. 

Jl. Taman Fatahillah 1 West Jakarta T (62-21) 6929101

  1. 2.       Museum Wayang

Gambar 1.5 Museum Wayang
   Museum ini terletak di alun-alun Fatahillah. Di museum ini kita dapat melihat berbagai macam khas wayang Indonesia yang menarik dari banyaknya cerita serta puisi lama seperti Hindu Mahabharata dan Ramayana. Serta berhubungan juga dengan prestasi kuno raja-raja Jawa dalam menghancurkan lawan-lawan mereka. Wayang merupakan seni yang begitu kreatif karena dapat menyampaikan filosofis pemikian yang mendalam sebagai pembelajaran. Hal ini juga menjadikan alasan mengapa Wayang ditunjuk sebagai warisan dunia UNESCO. Terutama wayang kulit yang sudah terkenal di mancanegara. Namun di museum ini anda dapat menemukan semua jenis wayang dari berbagai belahan Jawa. Selain wayang ada juga boneka kayu yang dimainkan oleh para dalang dengan cerita dan suara yang mengikuti karakter dalam tindakannya. Di museum ini juga memiliki koleksi wayang dari manca negara seperti dari Cina, India, Thailand, Kamboja dan lain-lain. Tetapi ada satu koleksi tertua di museum ini yaitu wayang Kyai Intan yang dibuat pada tahun 1870.

 Jl. Pintu Besar Utara No. 27 West Jakarta T (62-21) 6918419

  1. 3.       Kalibesar : Kanal terbesar

Gambar 1.6 Jembatan Kota Intan
   Di Barat dan Timur tepi Ciliwung adalah daerah komersial yang dikenal sebagai kalibesar, atau di Kolonial Belanda dikenal sebagai Grootegracht atau kanal besar. Sampai saat ini daerah ini juga masih sibuk sebagai jalur perdagangan district, kini dikenal dengan kawasan Pecinan Jakarta. Toko merah pada 18 abad yang lalu digunakan sebagai kantor Bank Standard Charter. Didekatnya berdiri jembatan khas Belanda, dan hanya satu-satunya yang tertinggal di Jakarta yang pernah disebut dengan Engelse Brug atau jembatan Inggris yang menghubungkan Benteng Dutch dengan Fort Inggris. Ada juga sebuah mercusuar yang menghadap laut untuk melihat keluar masuknya kapal. Saat ini tempat tersebut dinamakan Menara Syahbandar. Didekatnya terdapat pula museum maritim besar yang dipergunakan sebagai menyimpan rempah-rempah untuk dijual di Eropa.

  1. 4.       Setu Babakan


Gambar 1.7 Setu Babakan
  Dengan besarnya jumlah masyarakat yang masuk ke Indonesia dari berbagai wilayah sejak kemerdekaan, adat Betawi telah mundur ke daerah terluar sebagian besar ke Barat dan Selatan Jakarta. Sebuah perkampungan budaya Betawi yang memiliki luas sekitar 289 hektar berada di sebelah Setu Babakan, disana pengunjung dapat melihat dan berjalan-jalan di sekitar kampung. Kampung ini memiliki arsitektur dan tata letak bangunan asli Betawi. Disana juga terdapat pertunjukan reguler yang ditampilkan setiap hari Minggu mulai pukul 2-4 sore. Atau sesi latihan tarian Betawi yang mencangkup tarian Sirih Kuning, Lenggang Nyai dan lain-lain yang diadakan setiap hari Minggu, Selasa dan Rabu. Khusus festival budaya Betawi diadakan pada bulan Juli, biasanya disana mengadakan upacara pernikahan, upacara penyunatan, upacara tujuh-bulanan, upacara kehamilan dan upacara lainnya. Selain itu, para pengunjung juga dapat memancing sambil menikmati masakan khas Betawi yang disediakan di berbagai kios-kios pinggir jalan hingga restoran yang ada di sekitar setu babakan.

    Masih banyak destinasi wisata budaya yang tersebar di sekitar daerah kota Jakarta. Namun saya rasa destinasi yang saya jelaskan di atas sudah cukup untuk mewakili objek wisata yang terkenal di Jakarta. Seharusnya, anda patut berbangga telah dilahirkan di negeri yang kaya akan kebudayaannya. Terutama untuk sektor pariwisata, masih banyak peluang-peluang munculnya destinasi wisata yang baru untuk pariwisata di Indonesia. Jadi kita sebagai masyarakat Indonesia harus terus melestarikan dan mengembangkan pariwisata di Indonesia. Untuk panduan lebih lanjut, anda dapat membuka website http://www.jakarta-tourism.go.id/ . Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca, terima kasih.

 Sumber : 


Nesya Fadhillah Adrianna
4423143911
UJP A 2014
Universitas Negeri Jakarta

No comments:

Post a Comment